"Ibarat harapan seorang penggali sumur, jika galiannya belum mengeluarkan air, maka dia akan terus berusaha memperdalam galian sampai akhirnya mengeluarkan air. Begitupun kita dalam beribadah dan berdo`a. Jika kita belum merasakan nikmat atau manisnya beribadah dan doa belum dikabulkan, teruslah berusaha jangan pernah berputus asa, mungkin masih terhalang oleh dosa-dosa yang kita perbuat. Berkaitan dengan putus asa, Alloh berfirman : "..Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir." (QS. Yusuf : 87) Untuk itu, optimislah dalam berdoa dan beribadah, jauhilah rasa putus asa. Semoga Alloh SWT menjadikan kita hambanya yang kuat. Amin Wassalamualaikum !
Myspace tweaks at TweakYourPage.com

Album Anggota Keluarga

Hidup Ini Pilihan

Sabtu, 29 Januari 2011

MEMBUAT API DENGAN KENTANG ,PASTA GIGI DAN GARAM


Suatu metode ilmiah yang sangat sederhana: cara membuat nyala api hanya menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat (kentang, pasta gigi/odol, garam, tusuk gigi / lidi, kabel dan kapas).

Sedikit penjelasan : Apa yang terjadi di sini adalah bahwa fluoride dalam pasta gigi dan garam yang membentuk suatu elektrolit yang bereaksi terhadap tembaga dan seng (lapisan pd kawat kabel). Hal yang penting adalah kita bisa mendapatkan kedua ujung kabel (kawat) yang satu anoda dan yang lainnya katoda.

Menunggu 5 menit memungkinkan bahan kimia ygan ditempatkan didalam kentang bereaksi dan membangun sebuah muatan listrik, dan kentang yang kita gunakan bertindak sebagai baterai, kemudian panas dihasilkan oleh kosleting kedua ujung kabel dalam kentang sehingga memicu nyala api pada kapas.


















Silahkan mencoba . . . . . .


Jumat, 28 Januari 2011

I M L E K

Tahun Baru China merupakan hari raya yang paling penting dalam masyarakat China. Perayaan Tahun Baru China juga dikenal sebagai Ch?njié (Festival Musim Semi / Spring Festival), Nónglì X?nnián (Tahun Baru), atau Guònián atau sin tjia.

Diluar daratan China, Tahun Baru China lebih dikenal sebagai Tahun Baru Imlek. Kata Imlek (: Im = Bulan, Lek = penanggalan) berasal dari dialek Hokkian atau mandarinya yin li yang berarti kalender bulan. Perayaan Tahun Baru Imlek dirayakan pada tanggal 1 hingga tanggal 15 pada bulan ke-1 penanggalan kalender China yang menggabungkan perhitungan matahari, bulan, 2 energi yin-yang, konstelasi bintang atau astrologi shio, 24 musim, dan 5 unsur. (Festival Musim Semi).

 Adinda , Lelly  dan Lidya Ismanto

Karena 1/5 penghuni bumi ini adalah orang China, maka Tahun Baru China hampir dirayakan oleh seluruh pelosok dunia dimana terdapat orang China, keturunan China atau pecinan. Banyak bangsa yang bertetangga dengan China turut merayakan Tahun Baru China seperti Taiwan, Korea, Mongolia, Vietnam, Nepal, Mongolia, Bhutan, dan Jepang.

  Adinda dan Lidya Ismanto

 Khusus di daratan China, Hong Kong, Macau, Taiwan, Singapura, Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand dan negara-negara yang memiliki penduduk beretnis China, Tahun Baru China dirayakan dan sebagian telah berakultrasi dengan budaya setempat. Ada juga budaya memberikan hadiah semacam imlek parcel, angpao, dan sebagainya. Isi imlek parcel ini tergantung si pengirim tentunya.

Selamat Tahun Baru IMLEK 2562
Gong Xi Fa Cai

Jumat, 21 Januari 2011

Indonesia hanya akan bangkit di tangan wanita


Teman saya mendadak rajin shalat karena seorang istri yang telah dipinangnya. Tukang bakwan yang mangkal di depan rumah saya, mendadak rajin jualan karena istri yang baru dinikahinya.

Itu hanya sedikit contoh dari kedahsyatan peran seorang wanita, banyak contoh lain yang lebih dahsyat tentang kiprah kaum hawa disamping suaminya.

Anggapan kaum hawa sebagai kaum lemah adalah sebuah kesalahan besar. Mungkin anda ingat ketika istri anda marah, seakan-akan anda tidak berdaya menghadapi mimik istri anda yang cemberut. 

Tentu anda masih ingat ketika muda dulu, mengalami jatuh cinta terhadap seorang wanita yang cantik jelita, anda tidak berdaya menahan perasaan, sehingga menggangu jadwal tidur anda.
Sungguh luar biasa peran kaum wanita.

Sebagian besar istri para pejabat kita tidak sadar dengan peranan pentingnya sebagai pendamping seorang pejabat. Alangkah indahnya ketika para pejabat ini akan memanipulasi keuangan negara, sang istri mengingatkan untuk tidak melakukannya. Saya yakin bangsa ini tidak akan bangkrut seperti sekarang ini.
Andai  saja , Ibu Milana Gayus , Ny. Haposan , dll. bisa  mengingatkan suaminya betapa  panasnya  uang  korupsi tersebut  ,  niscaya  kasus  yang  sering  kita lihat  di  mass media  itu  tidak  akan  terjadi.

Ketahuilah, betapa pentingnya peranan anda sebagai seorang istri. 
Bangsa ini akan sejahtera jika anda menolak uang hasil korupsi dari suami. 
Bangsa ini  akan  makmur jika anda  tidak  minta  dibelikan apartemen mewah  di  Kelapa Gading.
Bangsa ini akan bangkit jika anda tetap tersenyum walaupun suami anda tidak memberikan uang belanja berlimpah. 
Bangsa ini akan dihormati jika anda marah melihat suami anda mencuri uang rakyat.

Kelak, Indonesia akan menjadi negara yang aman, damai, sejahtera dan dihormati oleh bangsa lain, jika wanitanya sabar dan ikhlas menjadi suporter suaminya.


Pemenang Sesungguhnya

Kalau saat ini kita mencari siapa pemenang lari marathon pada Olimpiade di Mexico tahun 1968 di Google maka kita tidak akan sulit menemukannya.

Tetapi ada seseorang yang sangat dikenang dan menginspirasi banyak orang dalam event Olimpiade itu. Ia bukanlah seorang juara, malah ia memasuki garis finish paling akhir saat seluruh penonton sudah mau beranjak pulang.


Pelari ini setengah pincang berlari dengan susah payah memasuki stadium Olympic Mexico City yang telah mulai gelap. Akibat insiden tabrakan fatal dengan pelari lainnya pada awal perlombaan marathon. Panitia telah minta ia berhenti karena lukanya yang berceceran darah karena luka parah dikakinya , tapi ia menolaknya


Pelari ini bernama
JOHN STEPHEN  AKHWARI  dari Tanzania.

Lalu setelah pertandingan ada seorang yang bertanya kepadanya "
Mengapa Anda tidak berhenti ketika terluka pada awal pertandingan?"

Jawabnya

" Negara saya tidak mengirim saya 5,000 mil hanya untuk memulai pertandingan, mereka mengirim saya 5,000 mil untuk menyelesaikannya."

Hingga saat ini
AKHWARI menjadi INSPIRASI banyak orang di dunia bukan karena ia memperoleh medali emas melainkan karena komitmennya yang tinggi untuk menyelesaikan pertandingan meskipun dalam keadaan cedera dan terluka.

Bagaimana dengan kita? 
Apakah kita akan berhenti untuk mencapai IMPIAN hanya karena kita mengalami "sedikit cedera" ? 
Ataukah kita akan terus berjuang meskipun banyak tantangan dan fisik yang tidak mendukung untuk mencapai garis akhir?

So..? ...Keep Fighting !..always...PANTANG MENYERAH..!!

Sabtu, 15 Januari 2011

Negeri Yang Bikin Sakit Hati



Negeri yang Bikin Sakit Hati
Karena pemimpinnya sudah tak lagi punya nurani
Diganti, dijual dengan posisi sebuah kursi
Dan rakyat lugu yang selalu diimingi janji-janji

Negeri yang Bikin Sakit Hati

Punya presiden yang jagonya cuma basa-basi
Yang dipikirkan hanya pencitraan diri
Dan sensasi apa buat tivi besok pagi

Negeri yang Bikin Sakit Hati

Menterinya bilang setahun PLN tak pernah mati
Padahal lilin di warung pun tak tersisa lagi
Tambah stressnya data hilang mahasiswa yang sedang skripsi

Negeri yang Bikin Sakit Hati

Polisi, Hakim dan Jaksa bisa dibeli
Maling ayam dan pencopet digebuki
Sementara mafia di penjara dapat ruang Vi Ai Pi

Negeri yang Bikin Sakit Hati

Internet mahal dan operator monopoli
Sementara sang menteri sibuk ngurusin Blekberi
sambil update twitteran tiap hari

Negeri yang Bikin Sakit Hati

Pidato pejabatnya tentang peningkatan ekonomi
Tapi harga cabe melambung tak terbeli
Sementara petani tetap miskin gigit jari

Negeri yang Bikin Sakit Hati

Dinas Pendidikannya bikin RSBI
Biaya kuliah semakin tinggi
Sekolah tinggi hanya untuk jadi pegawai negeri

Negeri yang Bikin Sakit Hati

TKI di luar negeri disiksa sampai mati
Budaya bangsa dibajak tetangga sendiri
Presidennya malah sibuk bikin lagu nyaingin selebriti

Negeri yang Bikin Sakit Hati

Bahkan politikpun masuk ke PSSI
Bikin timnas mandul prestasi
Lalu sibuk bikin naturalisasi

Negeri yang Bikin Sakit Hati

Orang pajak sibuk bikin promosi
Orang pajak pula yang korupsi
Kataya di penjara tapi bisa nonton tenis di Bali

Negeri yang Bikin Sakit Hati

Jangan tanya kenapa sama penulis puisi ini
Tanya saja sama Aburizal Bakri atau Ibu Ani
Yang pengen jadi presiden baru nanti

By : Reza Ervani


Selasa, 11 Januari 2011

Tahun Baru di Jakarta

Tahun Baru terasa  istimewa  buat  semua  orang  , apalagi  seluruh  dunia  merayakannya  , dan  yang  terpenting  adalah  bagaimana  untuk  1  tahun  kedepan  kita  bisa  lebih  baik  dari  sebelumnya.
Tahun  baru  kali  ini  terasa  istimewa ,  barengan  dengan  dengan  libur  sekolah.
Lidya  dan  Dinda  Liburan  Tahun  Baru  di  Jakarta  ,  wah  lama  juga   sih  ,  mulai  tanggal  23  Desember 2010  sampai  . . . last  minute  masuk  sekolah  9  Januari   2011.
Selain  itu  juga  mengunjungi  Nenek  Lidya  dan  Dinda  (  yang  tinggal  di  Tambun ) yang  sedang  sakit /  berobat.

klik photo  untuk  memperbesar

Walau  waktu  liburnya  lama  ,  acaranya  padat  juga  sih  ,   photo  ini  sedang  kumpul  nonton TV di  Pekayon  rumah  Oom Iman  di  Peninsula  ,  Bekasi  ,   nampak  ada  Anggi , Andre , Oom Iman ,  Tante  Ita ( membelakangi ) , Nenek Tati ,  Neneknya  Anggi , Mama  dan  Lidya  , pakai  kaus  biru  ,  sementara  Ade  Dinda  main  game  diruang  lain

Pertama  ke  Taman  Safari  - Cisarua ,  wualah  macetnya  minta  ampun  ,  setelah  itu  keliling  kota ,  kemudian  ke  Kampung  Cina  di  Cibubur  ,  tidak  lupa  menengok  Nenek  di   Tambun.
Papa  juga  ngajak  lihat  rumah  lama keluarga  besar  di  Kayumanis  dan  juga   lihat  sekolah  Papa  di  Muhammadiyah -  Kayumanis.

Tidak  lupa  Lidya  nyekar  ke  makam ,  Alm. Kakek  Ismail  dan  Lidya  juga  mendoakannya.


Ini  photo  bersama  Oom  Iman  dan  Tante  Ita  makan  siang ,  setelah  main  ice  skating   di  Mal  Taman  Anggrek ,  Mama  ngga  ikut  karena  ngurus  Nenek  ke rumah  sakit/


Kakak  dan  Ade  diajak  Oom  Iman  makan  steak  Abuba  di  Jakarta  Pusat  ,  memang  enak  sih  ,  tetapi  porsinya  guede  banget . . . .untung  ada  team  penyapu  . . .siapa  lagi  kalau  bukan  Papa.



Nah  ini  Andre  ,  paling  susah  makan  ,  tetapi  kalau   lihat  yang  lain  makan   di  juga  lahap.Kalau  Anggi  memang  lahap  makannya.
Saking  asyiknya  di  Jakarta , Lidya  jadi  lupa  photo -  photo  ,  ini  beberapa  photo  yang  Papa  buat  di  Jakarta.

Sekarang  Lidya  dan  Dinda  sudah  di  Medan  dan  sudah  masuk  sekolah  kembali.
Salam  buat  semua


Di Bandara  Soetta  menjelang  kembali  ke Medan


Bersama tante  Helly  di  kampung  Cina  ,  Cibubur


Main  Ice Skating  bersama  Anngi , Andre ,  Dinda  dan Lidya


Hari  Pertama  ,  Berenang . . . . . .



 Photo  di  kampung  Cina , Cibubur - Jakarta

Kamis, 06 Januari 2011

Kata - Kata Bijak

Keluarga Bijak

1. Doa bukanlah "ban serap" yang dapat kamu keluarkan 
    ketika dalam masalah, tapi "kemudi" yang  menunjukkan 
    arah yang tepat.

2. Kenapa kaca depan mobil sangat besar dan kaca spion 
    begitu kecil?
    Karena masa lalu kita tidak sepenting masa depan kita.
    Jadi, pandanglah ke depan dan majulah.

3. Pertemanan itu seperti sebuah buku.
    Hanya membutuhkan waktu beberapa detik untuk 
    membakarnya, tapi butuh waktu tahunan untuk  
    menulisnya.

4. Semua hal dalam hidup adalah sementara.
    Jika berlangsung baik, nikmatilah, karena tidak akan 
    bertahan selamanya.
    Jika berlangsung salah, jangan khawatir, karena juga 
    tidak akan bertahan lama.

5. Teman lama adalah emas !
    Teman baru adalah berlian !
    Jika kamu mendapat sebuah berlian, jangan lupakan 
    emas ! Karena untuk mempertahankan sebuah  
    berlian,  kamu selalu memerlukan dasar emas.

6. Ketika Tuhan memecahkan masalahmu, kamu memiliki 
    kepercayaan pada kemampuanNya; 
     Ketika Tuhan tidak memecahkan masalahmu, Dia  
    memiliki  kepercayaan pada kemampuanmu.

8. Seorang buta bertanya pada orang bijak : "Apakah ada 

    yang lebih buruk daripada kehilangan penglihatan mata?" 
    Dia menjawab : "Ya ada, kehilangan visimu!"

9. Ketika kamu berdoa untuk orang lain, Tuhan 

    mendengarkanmu dan memberkati mereka, dan 
    terkadang, ketika kamu aman dan happy, ingat bahwa  
    seseorang telah mendoakanmu.

10. Khawatir tidak akan menghilangkan masalah besok, 

      hanya akan menghilangkan kedamaian hari ini.

Jika anda menikmati dan merasa sudah terinspirasi, mohon mengirimkan juga ke orang lain.

Karena siapa tahu akan mencerahkan hari seseorang juga..





Kamis, 30 Desember 2010

Spirit Untuk Sang Garuda


Pemenang tetap tegap melangkah meski wasit menyatakan kalah
Pecundang membutuhkan ribuan lembar tissue untuk mengusap air mata
Pemenang menggunakan lasernya hanya untuk perayaan kemenangan
Pecundang menggunakan lasernya untuk bisa menang
Pemenang tetap bisa menghirup oksigen dari udara dengan paru-parunya
Pecundang harus sedia tabung oksigen karena paru-paru dan hatinya terlalu kecil...
Pemenang terus berlatih sampai rambut lepek dan kuku patah-patah
Pecundang sibuk cream bath dan meni-pedi bahkan massage
Pemenang terus berharap dan berjuang untuk menang sampai peluit terakhir berbunyi
Pecundang hanya tidur dan menanti telpon kalau ada keajaiban,
Pemenang tetap menaruh Garuda di dadanya dan mendukung tanpa syarat
Pecundang langsung merobek dan membakar kausnya
Pemenang tetap menghargai simbol negaranya, betapun pahit kondisinya
Pecundang hanya menganggapnya bungkus kacang yang layak dibuang
Be the winner!
 
Salam Pemenang, 
Right or  Wrong , We  Still  Love  Our TIMNAS  Squad

Selasa, 28 Desember 2010

Unforgetable Memory ( Photo tempo doeloe Kel. Besar )

Beberapa  koleksi  photo  tempo doeloe  Keluarga Besar  H. Idris   berhasil  ditemukan  ,  photo - photo  ini  dibuat  sekitar  tahun  80'an    yang  berlokasi   di  Jl. Kayumanis 8 -  Jakarta  Timur  ,  tempat   Alm. H. Idris  dan Alm. Hajjah  Nasiah   tinggal .
Bagi  anggota  keluarga  yang  masih  menyimpan  photo - photo  seperti  ini   silahkan  sharing  pada  kami  dengan  mengirim  via  email

 Klik untuk  perbesar gambar

Photo  ini  diambil  saat  arisan  keluarga besar ,  Alm. H. Idris  dan  Alm. Hj. Nasiah  juga  tampak  dalam  gambar (  pakai  peci hitam  dam  kerudung putih  ditengah ).
Sementara  paling kiri   adalah  Eyang  Ishak  (  Soenardi  Idris )  ,  sedangkan  paling  kanan   Eyang  Kunung  (  Nurdin  Idris ).
Paling kanan  bawah  Eyang  Bubun  (  Bunyamin ) ,  Eyang  Yakub  dan  Alm. Eyang Ismail  ( peci hitam )  sementara  berada  dibelakang  bersama - sama  denga  Kang  Apong , Aa  Bin ,  Ferry , Taufik  dan  Djodi .
Eyang  Acing   berada  ditengah  belakang  tepat  dibelakang  Alm. H. Idris  bersama - sama  dengan  saudara  yang  lainnya.


Klik untuk  perbesar gambar

Photo  kedua  berada  dilokasi  yang  sama   di  Kayumanis   masih  dengan  acara  yang  sama  Arisan  dan  kumpul  bersama  ,  namun  pada  waktu  yang  berbeda.
Alm. H. idris  kali  ini  berada  paling  belakang  tengah  bersama - sama  dengan  Djodi  dan  Taufik serta  Eyang Tini.
Pada  bagian  paling  kiri  berturut - turut  Eyang  Acing (  duduk )  ,  Eyang  Ishak  (  baju putih ) , Eyang  Ratin  (  dibelakang  Eyang  Ishak  ) ,  Eyang  Engkoy  (  Sukrisman )  dan  Eyang  Yakub.
Sementara  barisan  kanan  Eyang  Iyuk , bersama  Eyang  Bubun dan   Eyang  Emi.
Diatas  mobil  merah  adalah  Tited  (  Teddy  Firdaus  )   putra  eyang  Taty.


Nah  yang  ini  bocah  Kayumanis   ki-ka ,  Achmad  Robini  (  Aa Bin )  , Iman  Kusdiyanto  (  agak kebelakang  ) , Achmad  Budiono  ,  Anita Dewi  (  agak  kebelakang )  ,  Tuty  ,   Tanti  ,  dan  Djodi.
Lokasi  dirumah  Kayumanis.
Inilah   rumah  awal  kumpulnya  Keluarga Besar  H. Idris  yang  berlokasi  di  Kayumanis  VIII -  Jakarta  Timur , seiring  dengan  perubahan  dan  dinamika  yang  terjadi  rumah  ini  sudah  berganti  kepemilikan   dan  telah  berubah  dari  bentuk  asli  semula.Adapun pagar kayu yang berwarna ungu  adalah  buah tangan  hasil  karya  Alm. H. Idris  yang memang  piawai  dan  apik  dalam  hobby  carpenter ( pertukangan ).

 

Photo paling bawah  adalah Photo Djodi  saat  pulang  sekolah  masih  di SD. Muhammadiyah III  -  Jakarta Timur  dengan  lokasi  di  rumah  kayumanis. 


Keluarga Sukrisman Idris  ( Mang / Uwak / Eyang Engkoy )  berekreasi  saat  anak - anak  masih  kecil

Senin, 27 Desember 2010

KONFLIK


Tidak jarang terjadi konflik pada olahraga  sepakbola ini , bisa terjadi  antara pengurtus  dengan  pelatih , pemain  dengan  penonton  bahkan  antara  pemain kedua  kesebelasan  ,  baik  sebelum  atau  saat  bertanding. Konflik ini  bahkan bisa terjadi antar calon  penonton dengan panitya penjual tiket. 

Banyak sekali penyebab terjadinya konflik dalam sebuah tim sepakbola. Perbedaan pendapat atau pengendalian emosi yang terjadi di lapangan merupakan salah satu penyebab konflik yang paling sering terjadi.
 
Setiap kelompok dalam satu organisasi, dimana didalamnya terjadi interaksi antara satu dengan lainnya, memiliki kecenderungan timbulnya konflik. Konflik sangat erat kaitannya dengan perasaan manusia, termasuk perasaan diabaikan, disepelekan, tidak dihargai, ditinggalkan, dan juga perasaan jengkel karena kelebihan beban kerja. Calon penonton  yasng  berhari - hari  menunggu  antrian  tiket  tentu  kecewa  berat  ketika  dinyatakan  bahwa  tiket  sudah  habis ,  sementara  banyak  orang  tertentu  yang  dengan  mudahnya  mendapatkannya.

Perasaan-perasaan tersebut sewaktu-waktu dapat memicu timbulnya kemarahan. Keadaan tersebut akan mempengaruhi seseorang dalam melaksanakan kegiatannya secara langsung, dan dapat menurunkan produktivitas kerja organisasi secara tidak langsung dengan melakukan banyak kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja. 

Dalam suatu organisasi, kecenderungan terjadinya konflik, dapat disebabkan oleh suatu perubahan secara tiba-tiba, antara lain: kemajuan teknologi baru, persaingan ketat, perbedaan kebudayaan dan sistem nilai, serta berbagai macam kepribadian individu.
 

Organisasi merupakan wadah di mana banyak orang berkumpul dan saling berinteraksi. Organisasi juga terbentuk karena adanya kesamaan misi dan visi yang ingin dicapai. Dari sini setiap individu atau unsur yang terdapat di dalam organisasi tersebut secara langsung maupun tidak langsung harus memegang teguh apa yang menjadi pedoman dan prinsip di dalam organisasi tersebut. Sehingga untuk mencapai visi dan menjalankan misi yang digariskan dapat berjalan dengan baik.
 
Seiring berjalannya waktu, di dalam organisasi kerap terjadi konflik. Baik konflik internal maupun konflik eksternal antar organisasi. Konflik yang terjadi kadang kala terjadi karena permasalahan yang sangat sederhana. Namun justru dengan hal yang sederhana itulah sebuah organisasi dapat bertahan lama atau tidak. Mekanisme ataupun manajemen konflik yang diambil pun sangat menentukan posisi organisasi sebagai lembaga yang menjadi payungnya.
 
Kebijakan-kebijakan dan metode komunikasi yang diambil sangat mempengaruhi keberlangsungan sebuah organisasi dalam mempertahankan anggota dan segenap komponen di dalamnya.
Konflik semakin sering terjadi seiring dengan meningkatnya irama kehidupan sehari-hari dan kegiatan dunia usaha yang berjalan semakin cepat. Di pihak lain, kemampuan bekerja sama dengan orang lain merupakan kunci utama untuk meraih sukses di jaman ini. 

Oleh karena itu penting sekali bagi kita untuk mempelajari cara menangani situasi konflik dan cara berinteraksi dengan orang lain. Kita tidak akan dapat bekerja sama dengan orang lain jika kita tidak memiliki kemampuan berhubungan dengan sesama.
 
Konflik yang terjadi dalam hidup kita adalah yang biasa. Tidak semua konflik itu negatif. Justru karena kedekatan hubungan itulah yang seringkali menyebabkan konflik. Yang terpenting bila kita mengalami konflik adalah kemampuan kita untuk menghadapinya sehingga keadaan mampu pulih seperti semula. Bahkan kedekatan hubungan akan bertambah erat tatkala konflik mampu diatasi.

Renungan :
Yang terpenting bukanlah ada atau tidak adanya konflik, melainkan bagaimana cara kita meresponi konflik yang terjadi sehingga akan kembali ke dalam keadaan baik lagi.

Maju  terus Timnas Indonesia

Jumat, 24 Desember 2010

Salam Akhir Tahun versi Otomotif



Tak TERANO hidup ini berjalan dengan begitu cepat.

Berbagai INNOVA-si telah kita lakukan untuk maju secepat KUDA, KIJANG ataupun ZEBRA. Maka jangan sia-siakan waktumu dengan rajin memonton sinetron ataupun sekedar acara Ekstra AVANZA dibandingkan melakukan sesuatu yang lebih bermanfaat.

Mulai hari ini, banyaklah belajar agar Anda semakin PANTHER. Tetaplah bergerak antusias, APV ( baca : APaVun) yang terjadi. Ayo, jadilah pemberani.

Tapi tentunya lakukanlah dengan cara yang benar, jangan gunakan cara-cara TERIOS seperti mengebom dan menteror.

Sebab hal itu bisa menyebabkab ke-RUSH-uhan.

Tapi lakukan dengan indah dan penuh hikmah, walaupun agak lambat yang penting XENIA tepat pada sasaran yang diinginkan.

Ya, sudah banyak para pelaku TERIOS yang di ESCUDO mati.
Semoga Allah memaafkannya, sebab ketidaktahuannya.

Ketahuilah Sobat, bahwa seorang TARUNA belum tentu seorang JAGUAR.
Tapi Seorang JAGUAR sejati adalah yang Berani mengatakan Kebenaran dan lalu menegakkannya.

Dia tidak mengutamakan kehidupan yang LUX-io, yang penting Dia hidup bahagia dan bersikap  GALANT dengan istri-dan anak – anaknya , LIVINA (Lili, Vivi, dan Nana).

Kehidupan akan bermakna  saat  kita banyak  bersyukur ditahun yang baru ini , tidak  perlu  hura – hura keluar negeri  , cukup  dengan  ber VW SAFARI  keliling kota.

SELAMAT  TAHUN  BARU  2011

Kamis, 23 Desember 2010

El Loco Yang Jadi Muallaf . . . . .


Christian Gonzales, pemain cemerlang bertabur bintang dengan gelar peraih top skor 4 tahun berturut-turut merupakan sosok yang tak asing lagi di dunia persepakbolaan tanah air Indonesia. 

Namun siapa menyangka, dibalik kesuksesan Gonzales terdapat suatu kekuatan yang
menyemangati hidupnya, terlebih setelah ia menjadi Muallaf, kekuatan itu tidak lain adalah kekuatan doa.

Gonzales atau yang memiliki nama lengkap Christian Gerard Alfaro Gonzales dilahirkan di Monteveido, Uruguay pada tanggal 30 Agustus 1976 dari seorang ayah angkatan militer bernama Eduardo Alfaro dan ibu seorang suster di rumah sakit Montevideo bernama Meriam Gonzales.

Kedua pasangan ini, khususnya sang ibu adalah penganut agama Katolik yang taat. Gambar Bunda Maria selalu menempel di setiap sudut ruangan rumah dan tempat kerjanya. Bahkan saking fanatiknya, gambar Bunda Maria kerap dibawa kemana-mana oleh ibunya.

Ketaatan dari sang ibu nampaknya berpengaruh pada diri Gonzales, anak ketiga dari enam saudara ini kerap pergi ke Gereja dua sampai tiga kali dalam seminggu, oleh karena itu tidak heran jika Gonzales dikenal sebagai anak yang taat dalam beragama.

Perkenalannya dengan dunia sepak bola, dimulai ketika Gonzales berusia 6 tahun. Semula ayahnya berharap Gonzales dapat meneruskan jejaknya menjadi seorang militer, namun karena kegilaannya terhadap dunia sepak bola, harapan itu tak terpenuhi.

Menginjak usia ke 18 tahun, pria yang menyukai warna hitam ini bertemu dengan seorang wanita beragama Islam asal Indonesia, Eva Nurida Siregar di Cile, Amerika latin pada tahun 1994. Saat itu Eva menekuni salsa di sekolah Vinadelmar. Lama berkenalan akhirnya Gonzales menyimpan hati pada Eva. Dan tak lama kemudian Cintanya berbalas.

Sebagai penganut Katolik, lelaki yang dikenal pendiam ini sama sekali tidak mengenal agama Islam yang dianut pujaan hatinya, begitu pun dengan sang ibu. "Sebelum ketemu istri, saya sama sekali tidak tahu  Islam" ungkap pria penggemar Rivaldo. Maka peran Eva pun menjadi
berat, ia berulang kali menjelaskan tentang ajaran Islam yang  dianutnya.

Usaha wanita kelahiran Pekanbaru ini akhirnya berhasil. Eva Nurida Siregar yang beragama Islam dan Christian Gerard Alfaro Gonzales yang beragama Katolik menikah dan hidup bersama di Uruguay pada tahun 1995.

Karir pria yang memiliki tinggi badan 177 Cm ini di dalam persepak bolaan terus berkembang, mulai dari Klub Penarol Uruguay (1988-1991), South Amerika (1994-1995), Huracan de Carientes Argentina (1997) dan Deportivo Maldonado (2000-2002) pernah dijajaikinya.
 
Perkembangan karir ini sebetulnya tidak lepas dari peran Eva. Setiap kali pemain sepak bola yang dijuluku elloco (si gila) ini mau berangkat bertanding, wanita yang biasa dipanggil Amor oleh Gonzales ini selalu memanjatkan doa kepada Allah SWT. Dalam berdoa terkadang
Eva sengaja mengeraskan suara dengan harapan Gonzales dapat mendengarnya.

Kebiasaan inilah yang membuat Gonzales mulai tertarik dengan ajaran Islam. Ia sendiri tidak akan beranjak pergi sebelum kekasihnya selesai berdoa. Karena dari doa inilah Gonzales menemukan kedamaian dan ketenangan yang selama ini tidak didapatkan dari agama yang dianut sebelumnya. Doa ini pula yang membuat dirinya semakin bersemangat dan
optimis setiap kali bertanding di lapangan hijau.

Tidak hanya itu, Gonzales terkadang memperhatikan kebiasaan Eva yang selalu mengucapkan bismilah ketika mau melakukan sesuatu atau mengucapkan istighfar ketika dihadapkan pada konflik, serta ucapan lainnya yang menjadi doa umat Islam.

Pada tahun 2002 pria yang menyukai aktor Tom Cruise ini menerima sebuah tawaran dari agen sepak bola untuk bermain di Indonesia. Ia pun tertarik dan akhirnya menerima tawaran tersebut dengan merumput di Indonesia bersama PSM Makassar pada tahun 2003.

Indonesia merupakan negara yang berpenduduk mayoritas beragama Islam, selama ini Gonzales hanya mengenal Islam melalui istrinya dan ini dirasa tidak cukup. Sekarang pemain yang doyan sup ayam ini bisa langsung menemukan Islam dari para penganutnya.

"Saya tidak pernah memaksa Gonzales masuk Islam". Ungkap Eva
"Kadang-kadang setelah saya baca buku tentang ajaran Islam, saya  simpan buku itu di meja dan Christian diam-diam membacanya, maka dia kemudian tahu bagaimana sikap suami terhadap istrinya dalam Islam dan  bagaimana sikap istri terhadap suaminya" Lanjutnya mengenang saat pertama kali tinggal di Indonesia bersama Gonzales.

Maka tepat pada tanggal 9 Oktober 2003 Christian Gonzales memutuskan untuk masuk Islam atas dasar kemauan sendiri dengan disaksikan oleh ustadz Mustafa di Mesjid Agung al Akbar Surabaya. 
Christian Gerard  Alfaro Gonzales kemudian diberi nama Mustafa Habibi. Nama Mustafa
diambil dari guru spiritualnya, ustadz Mustafa sedangkan Habibi (cintaku) diambil karena rasa cinta sang istri amat besar kepada Christian Gonzales.

Islam memiliki kesan tersendiri bagi Gonzales "Karena di dalam Islam setiap ada sesuatu ada ucapan doanya seperti ketika masuk rumah  mengucapkan assalamualaikum, ketika mau melakukan sesuatu diawali  dengan basmalah, dan setiap melangkah dalam Islam selalu aja ada  bacaan. Dan ini menjadi hati saya merasa tenang" Ungkap Eva mengutip
ucapan Gonzales.

Keislaman pria penggemar Manchester United ini kemudian dilegalkan di Kediri dengan Piagam muallaf dari Urusan agama setempat sekaligus melegalkan pernikahan antara Christian Gonzales dengan Eva Siregar.

Sang ibu, Meriam Gonzales saat dikabarkan keislaman anaknya, menerima dengan ikhlas agama yang dipilih anak tercintanya, ia hanya berharap anaknya meraih kesuksesan di masa depan. Namun untuk menjalin hubungan keluarga, Gonzales dan Eva setiap hari tidak ketinggalan menghubungi ibunya, hanya sekedar menanyakan kabar dari negara nun jauh di sana.

Seakan menemukan air di gurun sahara, begitulah kondisi pemain yang mencetak 33 gol untuk PSM Makassar saat itu. Dengan bimbingan Ustadz Mustafa, Gonzales mulai mengenal Islam lebih dalam. Selain itu Hj Fatimah, ulama terkenal asal Mojosari dan Hj. Nurhasanah turut menjadi guru spiritual Gonzales. Bahkan Majlis Ulama Gresik sendiri sampai
mengangkat Gonzales beserta keluarganya sebagai anak angkat mereka.

Hj. Nurhasanah biasa dipanggil Bunda, selalu menyemangati Gonzales  dengan nasehat untuk selalu berdoa. "Kamu harus kuat-kuat doa" kenang Eva menirukan ucapan Hj. Nurhasanah. Begitu pun Hj Fatimah, ustadzah yang membangun mesjid dengan nama Gonzali ini baik via telephone atau tatap muka selalu menyemangati Gonzales dengan doa sambil menangis.

Selama di Kediri, ayah empat anak ini bermain membela Persik Kediri dan tinggal di perumahan Taman Persada. Rumah ini menjadi awal kehidupan baru bagi Mustafa Habibi. Islam telah banyak merubah dirinya. Setiap tengah malam ia terbiasa membangunkan istrinya untuk shalat tahajud atau sekedar berdoa.

Setiap kali pertandingan akan digelar keesokan harinya, Eva sang istri selalu mengadakan pengajian yang dihadiri oleh ibu-ibu sekitar rumahnya dan diakhiri dengan pembacaan doa. Sementara pengajian berlangsung, Gonzales selalu memperhatikan pengajian dan duduk
disamping Eva atau terkadang ia duduk di belakang ibu-ibu pengajian.
Maka tidak heran jika Eva lupa tidak mempersiapkan pengajian orang yang pertama kali menegurnya adalah suaminya sendiri.
 
Namun Gonzales bukanlah manusia yang sempurna, sama seperti pemain lainnya dalam pertandingan sepak bola, konflik kadang tidak bisa dihindari. Tercatat pada tahun 2004, Gonzales pernah memiliki masalah dengan Abu Shaleh Pengurus Pengda PSSI Banten saat PSM Makassar menjamu Persikota Tanggerang. Tahun 2006, Gonzales bermasalah dengan
Emanuel de Porras striker PSIS. Setahun kemudian Gonzales berurusan dengan wasit Rahmat Hidayat saat melawan Pelita Jaya Jawabarat dan pada tahun 2008 Gonzales berurusan dengan Erwinsyah Hasibuan bek dari PSMS.

Tentunya permasalahan ini berujung pada sanski yang dikeluarkan tim disiplin PSSI, mulai dari denda sampai larangan bermain. Sanksi ini bagi Gonzales merupakan ujian berat, dan pada saat yang sama guru-guru spiritual Gonzales selalu membingbing dan menyemangati Gonzales untuk tetap bangkit dan bersabar menerima cobaan. Terbukti, nasehat ini
berhasil membawa Gonzales terus bangkit dan kembali berlaga untuk menciptakan gol di lapangan hijau.

Popularitas dan harta yang melimpah ruah tidak begitu mempengaruhi Gonzales, ia bukanlah tipe orang yang suka menghambur hamburkan uang.
Bahkan ia akan sangat marah jika ada orang yang mengajaknya ke klub atau tempat hiburan malam dan tak segan Gonzales akan memutuskan hubungan dengan orang tersebut.

Harta yang ia raih dari perjuangannya di persepakbolaan lebih suka ia berikan kepada anak yatim, fakir miskin dan ibu-ibu pengajian sebagai zakat dan shadaqah. Hal ini dilakukan karena Gonzales mengetahui kewajiban zakat yang ia baca dari buku-buku keislaman milik istrinya.

Sempat Gonzales beserta istrinya berkeinginan untuk menunaikan haji tahun 2008, namun Allah berkehendak lain uang yang di dapatkan dari peralihan top skor sebanyak 50 juta digunakan guna membiayai operasi istrinya untuk melahirkan anak keempat, Vanesa Siregar Gonzales .

Menyangkut kebiasaanya dalam pertandingan sepak bola, pemain yang rajin bersih-bersih rumah ini setiap kali berangkat bertanding selalu membawa tasbih di dalam tasnya dan beberapa buku doa sebagai perbekalan. 

Selain itu tidak seperti pemain muslim lainnya yang sujud syukur ketika menciptakan gol, bagi Gonzales bentuk rasa syukur ketika berhasil mencetak gol adalah dengan mengangkat telunjuknya ke mulut seraya menengadah ke langit, hal ini merupakan isyarat rasa syukur
terhadap Allah yang Maha Esa. Tetapi kadang juga dengan sujud syukur.

Bahkan pada saat membela tim Persib Bandung, pria berkalung ayat kursi  ini menggunakan nomor punggung 99. Nomor ini dipilih bukan tanpa alasan, 99 merupakan isyarat asma Allah yang dikenal dengan asmaul husna.

Terkait harapannya ke depan, Gonzales sangat perhatian dengan keluarga
"Saya berharap anak-anak menjadi anak yang shaleh dan sehat wal afiyat, semoga Allah melindungi, supaya ketika masalah datang ya cepat hilang" demikian keinginan Gonzales.

Sahabat Muslim...
Kadang seorang Mualaf lebih bersemangat dalam beragama.
Karena dia mau belajar dan karena mau mengamalkannya sedikit demi sedikit.
Sedangkan orang muslim yang tidak mau belajar, pasti dia tidak yakin dan tidak memahami agamanya sehingga untuk mengamalkannya pun menjadi beban.
 

Semoga kita tidak kalah dalam beribadah dengan Christian Gonzales.
Dan semoga Christian Gonzales atau Mustafa Habibi diberikan
keistiqomahan, dan Indonesia bisa juara dalam piala AFF 2010 ini.
Amin.

Allah SWT berfirman (artinya), ''Dan di antara waktu malam, maka

bertahajudlah sebagai (ibadah) kesunatan bagimu, semoga Tuhan mengangkatmu ke derajat yang mulia.'' (Al-Israa': 79).

Sebuah hadis qudsi tentang fadhilah Tahajud, sebagaimana diriwayatkan
Bukhari, Muslim, Malik, Turmudzi, dan Abu Dawud, bahwa Rasulullah SAW bersabda, 

''Tuhanmu yang Maha Pemberi Berkah dan Maha Mulia, selalu turun ke langit dunia setiap malam, pada paruh waktu seperti tiga malam terakhir, dan Dia berfirman, 'Barang siapa yang berdoa kepada-Ku maka akan Aku kabulkan, barangsiapa mengajukan permintaan kepada-Ku akan Aku berikan, dan barangsiapa memohon ampun kepada-Ku akan Aku ampuni'.''