"Ibarat harapan seorang penggali sumur, jika galiannya belum mengeluarkan air, maka dia akan terus berusaha memperdalam galian sampai akhirnya mengeluarkan air. Begitupun kita dalam beribadah dan berdo`a. Jika kita belum merasakan nikmat atau manisnya beribadah dan doa belum dikabulkan, teruslah berusaha jangan pernah berputus asa, mungkin masih terhalang oleh dosa-dosa yang kita perbuat. Berkaitan dengan putus asa, Alloh berfirman : "..Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir." (QS. Yusuf : 87) Untuk itu, optimislah dalam berdoa dan beribadah, jauhilah rasa putus asa. Semoga Alloh SWT menjadikan kita hambanya yang kuat. Amin Wassalamualaikum !
Myspace tweaks at TweakYourPage.com

Album Anggota Keluarga

Hidup Ini Pilihan

Senin, 11 Juni 2012

Kekuatan Dendam Positif

Ali Bin Ibrahim Al Naimi


Di sebuah perusahaan pertambangan minyak di Arab Saudi, di akhir tahun 70-an.  Seorang pegawai rendahan, remaja lokal asli Saudi, kehausan dan bergegas mencari air untuk menyiram tenggorokannya yang kering. Ia begitu gembira ketika melihat air dingin yang tampak di depannya dan bersegera mengisi air dingin ke dalam gelas.

Belum sempat ia minum, tangannya terhenti oleh sebuah hardikan: "Hei, kamu tidak boleh minum air ini. Kamu cuma pekerja rendahan. Air ini hanya khusus untuk insinyur. "
Suara itu berasal dari mulut seorangi insinyur Amerika yang bekerja di perusahaan tersebut.

Remaja itu akhirnya hanya terdiam menahan haus. Ia tahu ia hanya anak miskin lulusan sekolah dasar. Kalaupun ada pendidikan yang dibanggakan, ia lulusan Sekolah Menengah Atas, tapi keahlian itu tidak ada harganya di perusahaan minyak yang saat itu masih dikendalikan oleh manajemen Amerika.

Hardikan itu selalu terngiang di kepalanya. Ia lalu bertanya-tanya:
Kenapa ini terjadi padaku? Kenapa segelas air saja dilarang untuk ku?
Apakah karena aku pekerja rendahan, sedangkan mereka insinyur ? Apakah kalau aku jadi insinyur aku bisa minum? Apakah aku bisa jadi insinyur seperti mereka?

Pertanyaan ini selalu tengiang-ngiang dalam dirinya. Kejadian ini akhirnya menjadi momentum bagitnya untuk membangkitkan "DENDAM POSITIF".
Akhirnya muncul komitmen dalam dirinya.

Remaja miskin itu lalu bekerja keras siang hari dan melanjutkan sekolah malam hari. Hampir setiap hari ia kurang tidur untuk mengejar ketertinggalannya.

Tidak jarang olok-olok dari teman pun diterimanya. Buah kerja kerasnya menggapai hasil. Ia akhirnya bisa lulus SMA. Kerja kerasnya membuat perusahaan memberi kesempatan padanya untuk mendalami ilmu. Ia dikirim ke Amerika mengambil kuliah S1 bidang teknik dan master bidang geologi. Pemuda ini lulus dengan hasil memuaskan. Selanjutnya ia pulang ke negerinya dan bekerja sebagai insinyur.

Kini ia sudah menaklukkan dendamnya, kembali sebagai insinyur dan bisa minum air yang dulu dilarang baginya. Apakah sampai di situ saja?

Tidak, karirnya melesat terus. Ia sudah terlatih bekerja keras dan mengejar ketinggalan, dalam pekerjaan pun karirnya menyusul yang lain.
Karirnya melonjak dari kepala bagian, kepala cabang, manajer umum sampai akhirnya ia menjabat sebagai wakil direktur, sebuah jabatan tertinggi yang bisa dicapai oleh orang lokal saat itu.Ada kejadian menarik ketika ia menjabat wakil direktur. Insinyur Amerika yang dulu pernah mengusirnya, kini justru jadi bawahannya.

Suatu hari insinyur bule ini datang menghadap karena ingin minta izin libur dan berkata; "Aku ingin mengajukan izin liburan. Aku berharap Anda tidak mengaitkan kejadian air di masa lalu dengan pekerjaan resmi ini. Aku berharap Anda tidak membalas dendam, atas kekasaran dan keburukan perilakuku di masa lalu"

Apa jawab sang wakil direktur mantan pekerja rendahan ini: "Aku ingin berterimakasih padamu dari lubuk hatiku yang paling dalam karena kau melarang aku minum saat itu. Ya dulu aku benci padamu. Tapi, setelah izin Tuhan, kamu lah sebab kesuksesanku hingga aku meraih sukses ini".


Kini dendam positif lainnya sudah tertaklukkan. Lalu apakah ceritanya sampai di sini?

Tidak. Akhirnya mantan pegawai rendahan ini menempati jabatan tertinggi di perusahaan tersebut. Ia menjadi Presiden Direktur pertama yang berasal dari bangsa Arab. Tahukan Anda apa perusahaan yang dipimpinnya? Perusahaan itu adalah Aramco (Arabian American Oil Company) perusahaan minyak terbesar di dunia. Ditangannya perusahaan ini semakin membesar dan kepemilikan Arab Saudi semakin dominan.

Kini perusahaaan ini menghasilkan 3.4 juta barrels (540,000,000 m3) dan mengendalikan lebih dari 100 ladang migas di Saudi Arabia dengan total cadangan 264 miliar barrels (4.20×1010 m3) minyak dan 253 triliun cadangan gas.

Atas prestasinya Ia ditunjuk Raja Arab Saudi untuk menjabat sebagai Menteri Perminyakan dan Mineral yang mempunyai pengaruh sangat besar terhadap dunia.

Tahukah kisah siapa ini? Ini adalah kisah Ali bin Ibrahim Al-Naimi yang sejak tahun 1995 sampai saat ini (2012) menjabat Menteri Perminyakan dan Mineral Arab Saudi.

Terbayangkah, hanya dengan mengembangkan hinaan menjadi dendam positif, isu air segelas di masa lalu membentuknya menjadi salah seorang penguasa minyak yang paling berpengaruh di seluruh dunia.

Itulah kekuatan "DENDAM POSITIF"
Kita tidak bisa mengatur bagaimana orang lain berperilaku terhadap kita.
Kita tidak pernah tahu bagaimana keadaan akan menimpa kita.

Tapi kita sepenuhnya punya kendali bagaimana menyikapinya. Apakah ingin hancur karenanya? Atau bangkit dengan semangat "Dendam Positif."

 

Jumat, 08 Juni 2012

Pesankan saya tempat di neraka . . . . .




Sebuah kisah dimusim panas yang menyengat.

Seorang kolumnis majalah Al Manar - Mesir mengisahkannya. ..
Musim panas merupakan ujian yang cukup berat.
Terutama bagi muslimah, untuk tetap mempertahankan pakaian kesopanannnya.
Gerah dan panas tak lantas menjadikannya menggadaikan akhlak. Berbeda dengan musim dingin, dengan menutup telinga dan leher kehangatan badan bisa dijaga.

Jilbab bisa sebagai multi fungsi. Dalam sebuah perjalanan yang cukup panjang, Cairo-Alexandria; di sebuah mikrobus.

Ada
seorang perempuan muda berpakaian kurang layak untuk dideskripsikan sebagai penutup aurat. Karena menantang kesopanan. Ia duduk diujung kursi dekat pintu keluar.
Tentu saja dengan cara pakaian seperti itu mengundang perhatian kalau bisa dibahasakan sebagai keprihatinan sosial.

Seorang bapak setengah baya yang kebetulan duduk disampingnya mengingatkan. Bahwa pakaian seperti itu bisa mengakibatkan sesuatu yang tak baik bagi dirinya. Disamping pakaian seperti itu juga melanggar aturan agama dan norma kesopanan.

Tahukah Anda apa respon perempuan muda tersebut?
Dengan ketersinggungan yang sangat ia mengekspresikan kemarahannya. Karena merasa privasinya terusik. Hak berpakaian menurutnya adalah hak prerogatif seseorang.

"Jika memang bapak mau, ini ponsel saya. Tolong pesankan saya, tempat di neraka Tuhan Anda!!
Sebuah respon yang sangat frontal.

Dan sang bapak pun hanya beristighfar.
Ia terus menggumamkan kalimat-kalimat Allah.

Detik-detik berikutnya suasanapun hening. Beberapa orang terlihat kelelahan dan terlelap dalam mimpinya. Tak terkecuali perempuan muda itu.
Hingga sampailah perjalanan dipenghujung tujuan. Di terminal akhir mikrobus Alexandria - Mesir.

Kini semua penumpang bersiap-siap untuk turun. Tapi mereka terhalangi oleh perempuan muda tersebut yang masih terlihat tertidur. Ia berada didekat pintu keluar.

"Bangunkan saja!" begitu kira-kira permintaan para penumpang.

Tahukah apa yang terjadi. Perempuan muda tersebut benar-benar tak bangun lagi. Ia menemui ajalnya. Dan seisi mikrobus tersebut terus beristighfar, menggumamkan kalimat Allah sebagaimana yang dilakukan bapak tua yang duduk disampingnya.

Sebuah akhir yang menakutkan. Mati dalam keadaan menantang Tuhan.
Seandainya tiap orang mengetahui akhir hidupnya....
Seandainya tiap orang menyadari hidupnya bisa berakhir setiap saat...
Seandainya tiap orang takut bertemu dengan Tuhannya dalam keadaan yang buruk...
Seandainya tiap orang tahu bagaimana kemurkaan Allah...
Sungguh Allah masih menyayangi kita yang masih terus dibimbing-Nya.Allah akan semakin mendekatkan orang-orang yang dekat denganNYA semakin dekat .

Dan mereka yang terlena seharusnya
segera sadar... mumpung kesempatan itu masih ada...



www.idriskayumanis.blogspot.com


Rabu, 06 Juni 2012

Keledai Pintar




Suatu hari, Timur Lenk menghadiahi Abu nawas seekor keledai. Abu Nawas menerimanya dengan senang hati. 
Tetapi Timur Lenk berkata, “Ajari keledai itu membaca. Dalam dua minggu, datanglah kembali ke mari, dan kita lihat hasilnya. Aku ingin keledai itu menjadi pandai”, tuturnya.

Abu nawas berlalu, dan dua minggu kemudian ia kembali ke istana. Tanpa banyak bicara, Timur Lenk menunjuk ke sebuah buku besar. Abu nawas menggiring keledainya ke buku itu, dan membuka sampulnya.

Si keledai menatap buku itu, dan tak lama mulai membalik halamannya dengan lidahnya. Terus menerus, dibaliknya setiap halaman sampai ke halaman akhir.
Setelah itu, si keledai menatap Abu Nawas “Demikianlah,” kata Abu nawas ,
Keledaiku sudah bisa membaca.”

Timur Lenk mulai menginterogasi, “Bagaimana caramu mengajari dia membaca?”
Abu nawas berkisah, “Sesampainya di rumah, aku siapkan lembaran-lembaran besar mirip buku, dan aku sisipkan biji-biji gandum di dalamnya. Keledai itu harus belajar membalik-balik halaman untuk bisa makan biji-biji gandum itu, sampai ia terlatih betul untuk membalik-balik halaman buku dengan benar.”

“Tapi,” tukas Timur Lenk tidak puas, “Bukankah ia tidak mengerti apa yang dibacanya ?”

Abu Nawas menjawab, “Memang demikianlah cara keledai membaca: hanya membalik-balik halaman tanpa mengerti isinya. Kalau kita membuka-buka buku tanpa mengerti isinya, kita disebut setolol keledai, bukan?”


 

Selasa, 05 Juni 2012

Kami beli agamamu . . . . .

Lidya & Dinda Tamara
@Forest Park KL airport of Malaysia

Diceritakan seorang wanita muslimah bercadar berbelanja di supermarket di Perancis.

Setelah selesai mendapatkan barang2 yang dibutuhkannya, dia segera pergi ke kasir utk membayar. Kebetulan kasir yang ditujunya adalah seorang wanita keturunan Arab yang berpakaian tidak menutup auratnya.

Kasir tersebut memandang wanita bercadar itu dengan pandangan melecehkan, kemudian dia mulai menghitung nilai barang belanjaan wanita tersebut sambil melemparkannya dengan kasar ke atas meja.


Namun wanita bercadar itu tidak terpengaruh dengan provokasi sang kasir, dia tetap tenang, bahkan sangat tenang, hingga membuat sang kasir semakin geram dan tidak dapat lagi menguasai diri, lalu berkata dengan nada melecehkan,
 " Kita mempunyai berbagai problem & permasalahan di Perancis dan cadar kamu ini adalah salah satu problem. Kita di sini untuk berbisnis, bukan untuk pamer agama maupun sejarah. Kalau kamu mau menjalani agama atau mengenakan cadar, pergilah sana ke negerimu, jalani agamamu sesukamu."
 

Wanita bercadar itu berhenti memasukkan barang belanjaannya ke dalam tas, memandang sang kasir, lalu dia membuka cadarnya. Ternyata dia adalah wanita kulit putih, dengan  sepasang mata biru, lalu dia berkata, 
"Aku adalah wanita Perancis asli, begitu pula ayah & kakekku. Ini adalah Islam-ku dan ini adalah negeriku. Kalian telah menjual agama kalian, sementara kami membelinya. ".

Subhaanallaah,

Allah Ta'ala berfirman, 
, "Sesungguhnya orang2 yang mengatakan, 'Rabb kami adalah Allah', kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka berduka cita." (QS.Al-Ahqaaf: 13)
 

Semoga cerita sederhana ini dapat memberikan pelajaran yang berharga kepada kita agar tetap bangga dan menjunjung tinggi syariat yang mulia, memberikan suport & motivasi agar kita selalu iltizam & istiqamah dalam keadaan apapun serta di manapun kita berada.


Selasa, 22 Mei 2012

M A L U

 Pertemuan di Bekasi

Di saat hidup miskin dan menderita, Abu Nawas pergi mencari pekerjaan.
Kebetulan didaerah yang dia kunjungi ada sebuah balai desa yang akan diperbaiki. Abu nawas menawarkan diri untuk memperbaiki balai desa itu  dengan upah satu dinar.

Setelah menyelesaiakan pekerjaanya, Abu Nawas meminta upahnya, tetapi kepala desa ingkar janji, ia hanya memberi upah setengah dinar, Abu nawas menerima upah tersebut dengan muram.

Dua bulan kemudian, Abu Nawas datang kembali ke daerah itu dan bertemu
kepala desa.

“Wahai Abu nawas pekerjaanmu sangat bagus. sekarang kami ingin engkau memperbaiki sisi lain dari balai desa  ini, dan kami akan membayarmu satu dinar kata kepala desa.

Abu Nawas menjawab, Jika engkau dapat membodohiku satu kali, pasti engkau
merasa malu. Tapi jika engkau dapat membodohiku dua kali, maka aku yang
malu pada diriku sendiri”

Kamis, 03 Mei 2012

Raja dan Pengemis


Seorang raja beserta pengiringnya berpapasan dengan seorang pengemis.

Sang raja menyapa pengemis ini:
“Apa yang engkau minta?”

Si pengemis berkata:
“Tuanku bertanya, seakan² anda mampu”.
Sang raja merasa tertantang, “Tentu saja aku mampu!"

Jawablah si pengemis, “Jangan Sembarangan berjanji Tuan”.

Rupanya dia bukan sembarang pengemis.

Namun raja tidak merasakan hal itu.

Timbul rasa angkuh & tak senang pada diri raja.

“Apapun juga! Aku orang kaya-raya”.

Si pengemis itu mengeluarkan mangkuknya:
Tuanku tolong isi ini dengan emas hingga penuh”.

Raja menjadi geram.
Segera ia memerintahkan bendahara utk mengisi penuh mangkuk dengan emas!

Anehnya, emas dalam pundi² besar itu tidak dapat mengisi penuh mangkuk.

Bahkan seluruh perbendaharaan kerajaan: emas, intan berlian dan lain lain  telah habis dilahap mangkuk sedekah itu. Mangkuk itu seolah tanpa dasar, berlubang.

Akhirnya sang raja jatuh bersimpuh di kaki si pengemis.Terbata² ia bertanya, “Tolong jelaskan terbuat dari apakah mangkuk ini?”

Pengemis itu menjawab sambil tersenyum, “Mangkuk itu terbuat dari keinginan manusia yang tanpa batas. Itulah yang mendorong manusia senantiasa bergelut  dalam hidupnya.
Ada kegembiraan, gairah memuncak di hati, pengalaman kala engkau menginginkan sesuatu. Ketika akhirnya engkau telah mendapatkan keinginan itu, semua yang telah kau dapatkan itu, seolah tidak ada lagi artinya bagimu. Semuanya hilang ibarat emas intan berlian yang  masuk dalam mangkuk yang tak beralas itu.

Begitu saja seterusnya, selalu kemudian datang keinginan baru. Orang tidak  pernah merasa puas. 
'Power tends to corrupt' kekuasaan cenderung untuk berlaku tamak”.

Raja itu bertanya lagi , “Adakah cara untuk dapat menutup alas mangkuk itu?”
“Tentu ada, yaitu rasa syukur kepada Tuhan.
Jika engkau pandai bersyukur, Tuhan akan menambah berkat padamu.
”, ucap sang
pengemis itu.


Rabu, 02 Mei 2012

Ambil atau Tidak . . . Tetap Menyesal

 Dinda & Lidya - Medan , Sumatera Utara

Ada sebuah danau yang terdapat banyak batu2an dan terdapat sebuah papan
bertuliskan:

"Yang mengambil batu akan menyesal.
Yang tidak mengambil batu juga akan menyesal"


Heran dengan kalimat itu, beberapa turis  tertarik untuk mengambil beberapa
butir batu2 itu untuk melihat apa yang akan terjadi selanjutnya.

Beberapa yang lainnya tidak terlalu menggubrisnya. Jadi mereka tidak
mengambil batu2 itu dan lebih tertarik untuk menikmati segarnya air di danau
itu.
Setelah kembali ke negara masing2, mereka menyuruh ahli batu2 untuk
memeriksa batu2an yang mereka bawa.

Ternyata batu2an itu adalah sejenis Safir yang dari luar tampaknya jelek tapi
di dalamnya merupakan permata yang sangat indah dan mahal harganya.

Yang tidak membawa batu itu jadi menyesal karena tidak membawanya, tetapi yang
membawanya pun akhirnya menyesal karena tidak membawa lebih banyak.

Bukankah hidup manusia serupa seperti cerita di atas?

Kita diberikan kehidupan yang sangat berharga. Namun bukankah kita seringkali
kurang menghargai masa hidup ini justru di saat kita masih bisa hidup lama?

Hidup ini begitu bernilai. Jauh lebih bernilai daripada batu Permata.
Itulah sebabnya agar kita tidak menyesal di kemudian hari,maka kita harus
menjalani hidup saat ini dengan maksimal.

Bekerja dengan maksimal, Mengasihi keluarga dengan maksimal, Berkarya bagi
sesama dengan maksimal. Belajar dengan maksimal, jangan setengah2,

Intinya ketika kita sudah mengusahakan yan g terbaik selama hidup ini,maka kita
tidak perlu lagi menyesal di kemudian hari.

Usahakan yang terbaik selama kesempatan itu masih ada.....*...* .

TERUSLAH BERJUANG !!!
It's a life..
Your life,
My life,
Our life...!!have a blessed


dari :
Keluarga Besar H. Idris
www.idriskayumanis.blogspot.com

Senin, 16 April 2012

L A L A T

 L A L A T

Seekor lalat terperangkap dlm pintu kaca yg tertutup rapat.
Si lalat pun terbang di sekitar kaca, sesekali melompat dan menerjang kaca itu, dengan tak kenal menyerah si lalat mencoba keluar dari pintu kaca. Lalat itu merayap mengelilingi kaca dari atas ke bawah dan dari kiri ke kanan bolak-balik demikian terus dan terus berulang-ulang. Hari makin petang si lalat itu nampak kelelahan & kelaparan.

Esok paginya nampak lalat itu terkulai lemas terkapar di lantai.

Sekelompok semut serentak mengerumuni dan beramai-ramai menggigit tubuh lalat itu hingga mati.

Seekor semut kecil bertanya kepada rekannya yang lebih tua
Mengapa dia sekarat?”.

Oh.. itu sering terjadi, ada saja lalat yg seperti ini, sebenarnya mereka ini telah berusaha, dia sungguh² telah berjuang keras berusaha keluar dari kaca itu namun ketika tak juga menemukan jalan keluar, dia frustasi dan kelelahan hingga akhirnya jatuh sekarat dan mati”.

Semut kecil itu bertanya lagi “Aku masih tak mengerti, bukannya lalat itu sudah berusaha keras? Kenapa dia tidak berhasil?”.

Semut tua itu menjawab
Lalat itu bagaikan seorang yang tidak kenal menyerah & telah mencoba berulang kali, hanya saja dia melakukannya dengan cara² yang sama”.
Semut tua dengan mimik & nada serius berkata:
Ingat anak muda, jika kamu melakukan sesuatu dengan cara yang sama namun mengharapkan hasil yang berbeda, maka nasib kamu akan seperti lalat ini”.
“Para pemenang tidak melakukan hal² yang berbeda, mereka hanya melakukannya dengan cara yang berbeda” 


 

Kamis, 12 April 2012

Siapa Teman Sejati ?



Ada sebuah pohon yang sedang berbuah lebat, buahnya terlihat kuning keemasan sangat menggiurkan.

Seekor burung jalak terbang ke pohon tersebut, dengan suara keras berteriak memuji pohon tersebut.

"Pohon yang subur, engkau terlihat indah dengan buah-buah pohon ini."

Pohon setelah mendengar pujian tersebut berkata kepada burung jalak, "Teman, tinggallah di tempat saya!"

Kemudian, seekor burung kenari terbang ke pohon ini, menghadap pohon ini sambil bernyanyi, "Pohon ini sangat hijau, buahnya sangat wangi, sangat bagus!"

Pohon berkata kepada burung kenari ini, "Jika engkau ingin memakan buah, silahkan ambil saja!"

Seekor burung pelatuk terbang ke pohon ini, dia mematuk-matuk di sana-sini di badan pohon, membuat pohon sangat kesakitan, sambil menjerit kesakitan berteriak kepada burung pelatuk.

Burung pelatuk berkata, "Saya melihat di dalam tubuhmu ada seekor ulat, saya ingin mematuknya keluar, jika tidak, maka kamu akan sakit dimakan ulat..."

Si pohon dengan marah berkata, "Omong kosong, engkau mematuk saya, sengaja ingin membunuh saya, cepat pergi dari sini!", burung pelatuk akhirnya terbang pergi.

Tidak berapa lama kemudian, pohon menderita sakit, daunnya berubah kuning kemudian gugur. Akhirnya dahannya juga layu, tidak bisa berbuah lagi.

Burung jalak terbang meninggalkannya.., burung kenari juga tidak datang bernyanyi lagi.. Pada saat itu, burung pelatuk datang lagi, walau bagaimanapun pohon menjerit kesakitan, dia tidak peduli, mematuk terus sampai seluruh ulat di tubuh pohon terpatuk habis.

Beberapa waktu kemudian, pohon ini tumbuh kembali, daun-daun hijau mulai terlihat, kemudian berbuah lagi. 

Pohon dengan perasaan terharu berkata, "Yang bernyanyi dan memujimu belum tentu adalah seorang teman, tetapi yang bersedia menunjukkan kekurangan, dan juga membantumu, inilah teman sejati."

Pengorbanan seorang Ibu saat Gempa

Pengorbanan seorang ibu saat gempa

Gempa  besar dengan kisaran diatas 8 scala  Richter kembali  mengguncang  Aceh ,  saat  kejadian  saya  sedang  bersiap  menunaikan  shalat  Ashar  di  Musholla  di  kantor  di  Medan.
Alhamdulilah semuanya aman -aman saja namun dengan sedikit pening dan mual karena goyangan yang  cukup lama sekitar 4 - 5 menit  , maklum  lah di  Medan sudah terbiasa dengan gempa - gempa besar  pasca Tsunami  2004.

Ada  cerita  inspiratif  yang  saya  ingin  sharing  berkenaan  dengan  bencana  gempa  bumi  ini.
Ini adalah kisah nyata Pengorbanan Ibu selama Gempa Jepang. Setelah Gempa telah mereda, ketika para penyelamat mencapai reruntuhan rumah seorang wanita muda, mereka melihat mayat-nya melalui celah-celah. Tapi wanita tersebut berpose begitu aneh, dia berlutut seperti seseorang yang menyembah; tubuhnya condong ke depan, dan dua tangan yang mendukung oleh suatu benda. Rumah roboh telah menimpa punggung dan kepalanya. 
Ini adalah kisah nyata Pengorbanan Ibu selama Gempa Jepang. Setelah Gempa telah mereda, ketika para penyelamat mencapai reruntuhan rumah seorang wanita muda, mereka melihat mayat-nya melalui celah-celah. Tapi wanita tersebut berpose begitu aneh, dia berlutut seperti seseorang yang menyembah; tubuhnya condong ke depan, dan dua tangan yang mendukung oleh suatu benda. Rumah roboh telah menimpa punggung dan kepalanya. Baca selengkapnya di: http://baturajaonline.com/2012/02/29/7029/dahsyatnya-pengorbanan-cinta-seorang-ibu-sebuah-kisah-gempa-jepang.html
Copyright © 2012 Baturaja Online

Dengan begitu banyak kesulitan, pemimpin tim penyelamat meletakkan tangannya melalui celah sempit di dinding untuk mencapai tubuh wanita itu. Dia berharap bahwa wanita ini bisa jadi masih hidup. Namun, tubuh dingin dan kaku menandakan bahwa wanita tsb pasti telah meninggal.Pemimpin tim dan seluruh anggota tim lalu meninggalkan rumah ini dan akan mencari gedung yang runtuh berikutnya. 

Namun karena alasan tertentu, pemimpin tim terdorong untuk kembali ke rumah hancur dari wanita tadi. Pemimpin tim ini lalu berlutut lagi dan menggunakan kepalanya melalui celah-celah sempit untuk mencari sedikit ruang di bawah mayat wanita tersebut. 

Tiba-tiba, ia berteriak dengan gembira, “Anak kecil! Ada anak kecil!”Lalu seluruh tim bekerja bersama-sama, dengan hati-hati mereka menyingkirkan tumpukan benda hancur di sekitar wanita yang sudah meninggal.  

 Bayi usia 3 bulan  selamat  dalam  dekapan  mayat ibunya

 Ada seorang anak kecil berusia 3 bulan terbungkus selimut bunga-bunga di bawah mayat ibunya. Jelas, wanita itu telah membuat pengorbanan untuk menyelamatkan anaknya. Ketika rumahnya jatuh, ia menggunakan tubuhnya untuk membuat penutup untuk melindungi anaknya. 

Anak itu masih tidur pulas ketika pemimpin tim mengangkatnya.Para dokter datang cepat untuk mengevakuasi anak kecil itu. Setelah ia membuka selimut, ia melihat sebuah ponsel di dalam selimut.  

Ada pesan teks pada layar. Dikatakan, “Jika kamu dapat bertahan hidup, kamu harus ingat bahwa aku mencintaimu.” 
Ponsel ini berkeliling dari satu tangan ke tangan yang lain pada tim itu. Setiap tubuh yang membaca pesan tersebut menangis. “Jika kamu dapat bertahan hidup, kamu harus ingat bahwa aku mencintaimu.” 

Itulah  artinya cinta sejati  ibu untuk anaknya!

Ini adalah kisah nyata Pengorbanan Ibu selama Gempa Jepang. Setelah Gempa telah mereda, ketika para penyelamat mencapai reruntuhan rumah seorang wanita muda, mereka melihat mayat-nya melalui celah-celah. Tapi wanita tersebut berpose begitu aneh, dia berlutut seperti seseorang yang menyembah; tubuhnya condong ke depan, dan dua tangan yang mendukung oleh suatu benda. Rumah roboh telah menimpa punggung dan kepalanya. Dengan begitu banyak kesulitan, pemimpin tim penyelamat meletakkan tangannya melalui celah sempit di dinding untuk mencapai tubuh wanita itu. Dia berharap bahwa wanita ini bisa jadi masih hidup. Namun, tubuh dingin dan kaku menandakan bahwa wanita tsb pasti telah meninggal.Pemimpin tim dan seluruh anggota tim lalu meninggalkan rumah ini dan akan mencari gedung yang runtuh berikutnya. Namun karena alasan tertentu, pemimpin tim terdorong untuk kembali ke rumah hancur dari wanita tadi. Pemimpin tim ini lalu berlutut lagi dan menggunakan kepalanya melalui celah-celah sempit untuk mencari sedikit ruang di bawah mayat wanita tersebut. Tiba-tiba, ia berteriak dengan gembira, “Anak kecil! Ada anak kecil!”Lalu seluruh tim bekerja bersama-sama, dengan hati-hati mereka menyingkirkan tumpukan benda hancur di sekitar wanita yang sudah meninggal. Ada seorang anak kecil berusia 3 bulan terbungkus selimut bunga-bunga di bawah mayat ibunya. Jelas, wanita itu telah membuat pengorbanan untuk menyelamatkan anaknya. Ketika rumahnya jatuh, ia menggunakan tubuhnya untuk membuat penutup untuk melindungi anaknya. Anak itu masih tidur pulas ketika pemimpin tim mengangkatnya.Para dokter datang cepat untuk mengevakuasi anak kecil itu. Setelah ia membuka selimut, ia melihat sebuah ponsel di dalam selimut. Ada pesan teks pada layar. Dikatakan, “Jika kamu dapat bertahan hidup, kamu harus ingat bahwa aku mencintaimu.” Ponsel ini berkeliling dari satu tangan ke tangan yang lain pada tim itu. Setiap tubuh yang membaca pesan tersebut menangis. “Jika kamu dapat bertahan hidup, kamu harus ingat bahwa aku mencintaimu.” Itu artinya cinta ibu untuk anaknya! Baca selengkapnya di: http://baturajaonline.com/2012/02/29/7029/dahsyatnya-pengorbanan-cinta-seorang-ibu-sebuah-kisah-gempa-jepang.html
Copyright © 2012 Baturaja Onli
Ini adalah kisah nyata Pengorbanan Ibu selama Gempa Jepang. Setelah Gempa telah mereda, ketika para penyelamat mencapai reruntuhan rumah seorang wanita muda, mereka melihat mayat-nya melalui celah-celah. Tapi wanita tersebut berpose begitu aneh, dia berlutut seperti seseorang yang menyembah; tubuhnya condong ke depan, dan dua tangan yang mendukung oleh suatu benda. Rumah roboh telah menimpa punggung dan kepalanya. Dengan begitu banyak kesulitan, pemimpin tim penyelamat meletakkan tangannya melalui celah sempit di dinding untuk mencapai tubuh wanita itu. Dia berharap bahwa wanita ini bisa jadi masih hidup. Namun, tubuh dingin dan kaku menandakan bahwa wanita tsb pasti telah meninggal.Pemimpin tim dan seluruh anggota tim lalu meninggalkan rumah ini dan akan mencari gedung yang runtuh berikutnya. Namun karena alasan tertentu, pemimpin tim terdorong untuk kembali ke rumah hancur dari wanita tadi. Pemimpin tim ini lalu berlutut lagi dan menggunakan kepalanya melalui celah-celah sempit untuk mencari sedikit ruang di bawah mayat wanita tersebut. Tiba-tiba, ia berteriak dengan gembira, “Anak kecil! Ada anak kecil!”Lalu seluruh tim bekerja bersama-sama, dengan hati-hati mereka menyingkirkan tumpukan benda hancur di sekitar wanita yang sudah meninggal. Ada seorang anak kecil berusia 3 bulan terbungkus selimut bunga-bunga di bawah mayat ibunya. Jelas, wanita itu telah membuat pengorbanan untuk menyelamatkan anaknya. Ketika rumahnya jatuh, ia menggunakan tubuhnya untuk membuat penutup untuk melindungi anaknya. Anak itu masih tidur pulas ketika pemimpin tim mengangkatnya.Para dokter datang cepat untuk mengevakuasi anak kecil itu. Setelah ia membuka selimut, ia melihat sebuah ponsel di dalam selimut. Ada pesan teks pada layar. Dikatakan, “Jika kamu dapat bertahan hidup, kamu harus ingat bahwa aku mencintaimu.” Ponsel ini berkeliling dari satu tangan ke tangan yang lain pada tim itu. Setiap tubuh yang membaca pesan tersebut menangis. “Jika kamu dapat bertahan hidup, kamu harus ingat bahwa aku mencintaimu.” Itu artinya cinta ibu untuk anaknya! Baca selengkapnya di: http://baturajaonline.com/2012/02/29/7029/dahsyatnya-pengorbanan-cinta-seorang-ibu-sebuah-kisah-gempa-jepang.html
Copyright © 2012 Baturaja On

Senin, 02 April 2012

Dokter SERIBU RUPIAH



Brunch @Arizona

Konsekwensi  dari  negara  kapitalis / negara  maju  adalah  komoditi  yang  serba  mahal  di  Amerika  Serikat ,  makanan  adalah salah  satu  contohnya  ,  disela - sela  kegiatan  wisata  saat menjelang   atau  after  Lunch  perut  ini  selalu  keroncongan  ,  maklum   suhu  yang  sekitar  3 - 5 derajat  Celsius  membuatnya  cepat  lapar.

Biasanya  saya  selalu  menyelinap  keluar dari  rombongan  sekedar  untuk  Brunch  (  ngemil  antara  Brakfast  &  Lunch ) , sebagai  contoh  untuk sepotong hotdog  atau  sanwich  harganya  sekitar  $ 6   atau  setara  Rp.  50.000  rupiah  ,   sementara  di  Indonesia  kita  bisa  dapat  untuk 10  orang.
Itu  untuk  harga  makanan ,  bagaimana  dengan  harga  produk / layanan  lainnya . . . . wah ngga  kehitung deh.

Lantas . . .apakah  uang seharga 1 cent  dollar atau  Rp.1000,-  ada  harganya  ?   
Tentu  ada  ,  namun  bukan  di  Amerika  Serikat  ,  tetapi di Republik  Indonesia , tepatnya di  Tanah  Papua.

Bahkan  uang  seribu  rupiah  ini  bukan  untuk  membeli  makanan  ,  tetapi  untuk  membayar  perawatan  dokter.
 

 dr. Soedanto

 Klinik dokter  Soedanto terletak di Jayapura. Sudah 33 tahun ia mengabdi di sana. Masyarakat mengenalnya sebagai "Dokter Seribu Rupiah" sebab ia hanya mengenakan biaya Rp1.000, 00 bagi tiap pasien yang berobat. 

Soedanto bahkan rela tidak dibayar jika pasien benar-benar tak mampu. Semua ini ia lakukan untuk menolong orang miskin. Apakah dokter lima anak ini bisa hidup nyaman dengan penghasilan sekecil itu? 

Untuk hidup mewah memang tidak bisa. Ia hidup bersahaja. Kendaraannya hanya sebuah mobil tua. Namun, kepada seorang wartawan ia berkata, "Semuanya cukup bagi kami."

Jika Anda percaya bahwa masa depan Anda bergantung pada jumlah harta simpanan, Anda bisa menjadi seorang penimbun yang serakah. 

Ingatlah bahwa faktor penyertaan Tuhan adalah penentu masa depan. Yakinilah itu, Anda akan menjadi seorang benar yang pemurah --

KEPUASAN HIDUP TERCAPAI BUKAN KARENA KITA MEMILIKI BANYAK 
MELAINKAN KARENA KITA BISA MEMBERI BANYAK

Jumat, 30 Maret 2012

Rubah dan Anggur


Kebun anggur Robert Mondavi

Hari kedua  saat  menginjakan  kaki  di negara paman  Sam  adalah  mengunjungi  kebun  anggur Robert Mondavi   yang  terletak  di  daerah  Napa  Valley  yang  sejuk  dan  indah  keutara  kota San Francisco ,  ngga  nyangka  akhirnya  saya  sampai langsung   kekebun  anggur  yang  buahnya  selama  ini  saya  beli  di  supermarket  Medan  atau  Jakarta.

Sangat  gatal  tangan  ini  ingin  memetik( baca : mencuri )  melihat  buah  anggur  yang  ranum  bergelatungan  di  batang  pohon.
Ada  cerita  tentang  anggur  yang  ingin   saya  sharing  ke pembaca  semua

Suatu ketika, ada seekor rubah melihat kebun aunggur yang penuh dengan anggur yang ranum sekali.

Namun ia terlalu gemuk untuk menerobos pagar. Jadi ia berpuasa selama tiga hari tiga malam untuk merampingkan diri.

Dan akhirnya dia bisa menerobos pagar juga. Di dalam dia memakan buah anggur dengan lahap sampai kenyang.

Namun, saat waktunya pulang, badannya sudah jadi gemuk kembali dan ia tak bisa melalui sela sela pagar lagi.

Jadi ia mengulangi siasat lamanya lagi. Ia tidak makan selama tiga hari tiga malam. Akhirnya ia keluar juga, tapi perutnya lapar seperti sebelumnya.

*Bukankah hidup ini begitu juga...? kita lahir telanjang dan tak membawa apa apa ketika mati. 
Hanya perbuatan baik yang memberi manfaat bagi kemanusiaanlah yang layak dipuji setelah seseorang mati. 
Kita tak dapat membawa serta ketenaran atau kekayaan yang merupakan hasil pengejaran seumur hidup kita...

Rabu, 28 Maret 2012

Tarian Hujan Suku Indian

Bersama  Black Bear , suku indian Apache

Berkesempatan melihat Grand Canyon di Arizona National Park , saya tidak melewatkan waktu berkenalan  dengan Black Bear , asli suku Indian Apache yang dikaryakan sebagai pemandu  di Taman Nasional Amerika yang  terkenal itu.
Berbeda dengan yang sering kita lihat  di  film cowboy, si Indian terlihat modis dengan fashionnnya  ,  namun  tetap  memperlihatkan atribut  Indiannya ,  sikapnya pun sangat ramah dan . . . .tentunya tidak perlu  mengeluarkan kapak dan panah saat bertemu saya . . . dan sayapun  tidak  perlu untuk mengisap pipa perdamaian.
Ada cerita menarik dari Black Bear  tentang kehidupan & kebudayaan sukunya
Dikomunitas  Indian sangat sulit mendapatkan hujan. Jadi kalau hujan turun merupakan berkah yang luar biasa bagi orang Indian. 

Konon disana ada seorang Kepala Suku Indian yang sangat terkenal karena selalu bisa mendatangkan hujan melalui mantera dan tariannya. Pada upacara mendatangkan hujan setelah melalui musim kemarau yang sangat panjang, disana juga tampak beberapa orang asing dan juga wartawan.

Setelah melalui perjuangan panjang dengan tarian khasnya, akhirnya turunlah hujan. Karena keingintahuan yang sangat mendesak, maka wartawan yang meliput kejadian ini penasaran untuk mengetahui resep apa yang dimiliki oleh Kepala Suku Indian tersebut. 


Setelah diajukan pertanyaannya, maka dengan rendah hati Kepala Suku memberikan rahasianya :
Agar setiap upacara selalu mendatangkan hujan,  rahasianya adalah
SAYA TIDAK PERNAH BERHENTI MENARI SEBELUM HUJANNYA TURUN!

Cerita ini sangat menarik, karena disitu tercermin sebuah kegigihan
dan pantang menyerah, terus berusaha sampai berhasil.

Namun hidup ini bukan sekedar ilustrasi yang sederhana, hidup ini
sangatlah kompleks, dengan beragam variasi masalah dan pilihan.

Sampoerna A Mild mempunyai slogan baru, kalau tidak salah :
" Menjadi TUA adalah kewajiban, menjadi BIJAK adalah pilihan ".

Saya rasa pantang menyerah, tak kenal putus asa, gigih dan tekun
adalah sebuah kekuatan, namun didalamnya juga harus diisi dengan
kebijaksanaan.

Kita harus berani melakukan pilihan terhadap alternatif-2, karena
kalau pantang menyerah bagai batu mungkin akan terus semakin tenggelam,lakukanlah evaluasi, gali berbagai alternatif dan pilihlah sebuah alternatif yang baru kalau anda selama ini terus gagal, karena mungkin alternatif yang anda pilih saat ini bukan merupakan yang terbaik. atau yang cocok dengan anda.

Atau buatlah berbagai sasaran dengan berbagai jalan, karena hidup ini bukan hanya satu jalan saja dan bukan satu tujuan saja.

Saya rasa banyak orang sudah menyerah sebelum berhasil, ya.. banyak sekali yang selalu menyerah hanya karena rintangan-rintangan yang menghalanginya. Ingatlah bahwa buah kesabaran dan ketekunan pasti enak rasanya.

Carilah sebuah alternatif, apapun itu, berubah masih lebih baik daripada tinggal diam, bergeraklah, lakukan apapun yang bisa dilakukan,mungkin anda mulai dengan mengambil kuliah malam, mungkin mulai menjadi guru komputer murid smp, mungkin ikut sebuah network marketing,apapun itu, lebih baik bergerak daripada diam membeku.

Sampaikan cerita  ini kepada teman teman anda yang 'pantang menyerah'.

Senin, 26 Maret 2012

Penjara Dunia Muslim

 Penjara Alcatraz

Pulau Alcatraz adalah sebuah pulau yang terletak di tengah Teluk San Francisco di California, Amerika Serikat. Alcatraz terletak pada koordinat 37°49' LU 122°25' BB. Alcatraz dahulu merupakan benteng pertahanan militer dan kemudian dijadikan penjara keamanan yang  paling ketat dan kejam di Amerika Serikat.

Saking  ketatnya  bahkan  mafioso tersohor Al Capone  tidak  berkutik  dibuatnya  ,  sehingga  dia  menitipkan  semua  umurnya  sampai  meninggal  di penjara  tersebut.

Saat meneropong  penjara tersebut dari jembatan Golden Gate - San Francisco ,  saya  teringat cerita inspiratif guru agama saya di Muhammadiyah-Jakarta  tentang  penjara yang  paling  membelenggu  yaitu  DUNIA  ,  ini  cerita  dari  beliau  :

Pada suatu hari, hakim besar Mesir Ibnu Hajar namanya, melewati seorang Yahudi penjual minyak yang pakainnya kotor. hakim besar tersebut menaiki kereta yang ditarik oleh kuda-kuda dalam sebuah arak-arakan. 
Melihat hal tersebut, Yahudi itu berkata pada Ibnu Hajar "Sesungguhnya nabi kalian berkata: 'Dunia itu penjaranya orang yang beriman dan surganya orang kafir' [HR. Muslim]. Namun kenapa engkau sebagai muslim menjadi seorang hakim besar di mesir, dalam arak-arakan yang mewah dan dalam kenikmatan seperti ini, sedangkan aku yang kafir dalam penderitaan yang seperti ini?"

Ibnu Hajar menjawab dengan tenangnya "aku dengan kemewahanku dan kenikmatanku ini bagaikan neraka jika dibandingkan dengan kenikmatan surga di akhirat, sedangkan engkau dengan penderitaan dan kesengsaraanmu itu bagaikan surga jika dibanding dengan penderitaan dan kesengsaraan di neraka"

Yahudi tersebut kemudian langsung mengucapkan 2 kalimat syahadat mengakui bahwa Allah adalah tuhannya dan Muhammad sebagai utusan Allah tanpa berpikir lebih jauh lagi.
- - - - - - - | | | - - - - - - -
 
Sesungguhnya nabi kalian berkata: 'Dunia itu penjaranya orang yang beriman dan surganya orang kafir'
[HR. Muslim]


Sabtu, 24 Maret 2012

K E P I T I N G S a n F r a n c i s c o







Lunch @CrabHouse , Pier 39 - San Francisco

Saat  berkunjung  ke daerah wisata pelabuhan Pier 39 - San  Francisco  yang  berhadapan  langsung  dengan pulau  Alcatraz ,  penjara  Al  Capone  yang  terkenal  ,  saya  berkesempatan  makan  siang  di  Crab  House ,  sea food  restaurant  yang  terkenal  di  daerah  itu

Tidak tanggung - tanggung  yang  disajikan  adalah  kepiting  saus  yang  se  alaihim  besarnya .
Kepiting adalah binatang yang terkenal lezat dan unik karena mempunyai 2 capit tajam ,  terpesona  dengan  ukurannya  saya  bertanya  pada  senor Manuel ,  chef  dari  Mexico  yang  memasak  kepiting  itu  bagaimana  cara  menangkapnya.

Ternyata  nelayan Mexico  yang  memasok ikan  dan  kepiting  dan  ikan  ke  restaurant  itu  punya trik khusus dan jitu saat berburu Kepiting

Menurut senor  Manuel alatnya hanya batang/bilah kayu  dan keranjang/baskom


Cara uniknya adalah :


1. Saat mereka menemukan Kepiting bersembunyi didalam air, mereka akan mengganggu Kepiting dengan bilah kayunya.

Karena marasa terganggu, maka kepiting akan menjepit bilah itu.
Maka  si Nelayan Mexixo akan mendorong lebih dalam dan keras kepada Kepiting.
Kepiting semakin marah dan akan semakin kuat dan erat menjepit bilah tersebut. Dan pada saat itulah sang Nelayan dengan mudahnya menarik bilah itu ke daratan.

Lalu bagaimana caranya supaya Kepiting itu tidak kabur?

Padahal mau mengikat Kepiting itu resikonya tangan akan terjepit sapit.

Ternyata ada trik sederhana yang akan membuat Kepiting itu tidak bisa kebur.


Para nelayan Mexico mengumpulkan Kepiting-kepiting tangkapan dalam baskom tanpa diikat.


Kenapa Kepiting tidak bisa kabur?


Karena Kepiting-kepiting akan berebut keluar dari Baskom, pada saat 1 Kepiting akan berhasil keluar, maka kepiting lainnya akan menariknya lagi jatuh kedalam baskom.

Begitu seterusnya, sehingga tak ada seekorpun Kepiting yang akan lolos keluar dari Baskom.

Moral Story :

A. Hati-hati saat kita dikuasai emosi-negatif, karena akan menjatuhkan diri kita sendiri
B. Untuk naik keatas kita harus terlebih dahulu mengangkat orang lain.
Jika kita menginjak maka kita akan dijatuhkan.

"We have not come to compete with one another. We have come to complete one onother"
Kita berkumpul  di  web ini bukan untuk saling menjatuhkan / bersaing. Kita disini untuk saling mengisi dan menguatkan.( Djodi Ismanto )

. . . . .Muchas Gracias  to Senor Manuel  for  your info